Saturday, December 30, 2017
Wednesday, November 1, 2017
Tuesday, October 31, 2017
Tuesday, July 18, 2017
Saturday, July 15, 2017
Monday, July 10, 2017
Sunday, June 25, 2017
Saturday, June 24, 2017
Lets go shopping at Benny store
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211571273031%2Cn%3A%211975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1953148031&bbn=4091091031&ie=UTF8
Friday, June 23, 2017
Saat mudik lebaran sudah tidak Penting lagi
Kala Mudik Lebaran Saya Anggap Tidak Penting
June 22, 2017
Mudik...... kalimat yg sangat berarti dan ditunggu-tunggu kita semua, tradisi ini udah dari dulu dan mengakar di hampir setiap individu, bukan saja di Indonesia. Tapi negara maju seperti Jepang juga punya tradisi mudik disaat Obong, atau tahun baru untuk bertemu sanak keluarga.
Bagi kita orang Timur khususnya Indonesia, Mudik adalah topik yg ngak ada habisnya untuk di bahas,dengan segala usaha dan pengorbanan, kita akan selalu mencoba menyempatkan diri untuk pulang kampung bersilaturrahmi dengan sanak keluarga, berlaku untuk semua orang dan agama serta hari besarnya.
Tulisan saya kali ini membahas saat khusus disaat pulkam atau mudik ini tidak menjadi prioritas utama. Tentusaja dengan berbagai alasan yg menurut saya pribadi yg di sesuaikan dengan keadaan, situasi dan kondisi nya.
Pada Awal tahun 2000 an.saya memutuskan merantau, meninggalkan kampung tercinta beserta segala isi yg tentusaja telah menjadi bagian dari kehidupan,Meski berat kaki untuk melangkah, namun layar telah terbentang, dan pantang untuk kembali, mengerjar Impian yg masih takpasti, dengan segala rintangan yg siap melumatkan kehidupan dan jiwa.
Mengutamakan kata hati, mengikuti keinginan diri, yg kadang berbisik lirih, tapi sungguh mengganggu keseharian, dan benar saja, pengorbanan adalah tumbal yg tak dapat terhindarkan,pengorbanan dalam berbagai bentuk dan rasa.salah satunya adalah tidak bisa pulang atau mudik dihari-hari penting, seperti hari raya, dan hari-hari penting lainnya.
Percaya atau tidak, total keseluruhan saya tidak pernah mudik atau pulkam saat Hari Raya idulfitri adalah 16 thn, ya, no kidding,( enam belas tahun)......,, waktu yg bukan sedikit atau singkat, waktu yg cukup untuk seorang bayi yg baru lahir tumbuh jadi Remaja, waktu yg menyematkan banyak Tanda,menggoreskan luka yg tak terhitung, menancapkan perih sangat dalam, menyiramkan Racun-racun berbisa, dan mematikan rasa cengeng sebagai anak manusia.
Jadilah saya yg sekarang, yg masih bisa tersenyum dengan hanya melihat tv atau sosmed tentang kemeriahan berita atau perayaan lebaran, saya mampu menutup sekejap mata, dan membawa diri ke dalam khayal untuk berada dan menikmati suasana lebaran yg tentu saja terbaik yg ada di kampung bersama kerabat dan keluarga.
Beberapa hal yg membuat Mudik jadi tidak penting buat saya adalahdi saat kondisi dan keadaan seperti ini:
1.Tidak ada uang
Awal masa waktu di rantau, seperti biasa , uang adalah masalah klise yg jadi kendala, jangankan buat pulang lebaran, buat makan aja susah, di kondisi ini, saya tidak memaksakan diri untuk pulang , apalagi mencari utangan untuk sekadar pulkam dan lebaran di kampung, ini berlaku sekitar 3 thn masa- masa awal di Rantau,
2.Ada hal lain yg lebih utama. Dan jadi prioritas.
Berhubung tempat dan jarak yg cukup jauh, di tambah transportasi masih kuno, cuma pakai kapal laut, dan biaya juga waktu yg banyak dan lama, juga kondisi ekonomi yg belum stabil, punya pekerjaan yg belum stabil, termasuk pendapatan yg masih pas-pasan. Di tambah tanggung Jawab moral terhadap keluarga, saat itu saya masih punya adik di bangku kuliah dan seorang ibu yg menjanda, yg mulai menua dan tak bekerja juga tanpa uang tunjangan lainnya.
Hanya Allah yg tahu betapa rindu dan inginnya pulang kampung buat lebaran, tapi sa'at itu saya yakin .keluarga lebih butuh uang, ketimbang hanya kehadiran saya sesa'at, tentu saja keluarga akan memilih saya pulang dari pada uang, tapi saya tau dgn pasti, dan memilih, serta memutuskan mengirimkan uang lebaran yg totalnya sama dgn ongkos pulang dan tetek bengeknya. Meski harus menekan batin dan rasa akan kerinduan pulang saat lebaran. memilih pulang di saat biasa, di waktu semuanya stabil,adalah pilihan yg masuk akal sa'at itu.
3.pekerjaan.
Bekerja di bidang service industri, dan dilingkungan yg bukan sama back ground nya apalagi di luar negeri, memaksa kita untuk melupakan hari-hari penting ini, di saat orang santai dan liburan, kita yg bekerja di service industri akan bekerja lebih sibuk, karna saat musim libur itulah perusahaan yg membayar kita mendapatkan uang lebih, alias musim panen, dan anda tak punya cukup alasan libur hanya karna mau mudik lebaran, apalagi lokasi kerja di luar negeri dan diikat kontrak, lebaran akan berlalu laksana embun di pagi hari.
Itulah segelintir Alasan atau kejadian dalam hidup saya, yg memaksa untuk tidak mudik bersilaturrahmi dengan keluarga, disamping banyak pertimbangan lain, tergantung situasi dan kondisi setiap individu. Terutama alasan ekonomi, 10 thn masa saya awal merantau, itu murni masalah keuangan, akan sangat naif pulang mudik dgn uang yg saya harus tabung selama satu tahun dan di habiskan buat pulkam kemudian kerja dan nabung lagi hanya buat mudik. Memberikan sebagian uang tabungan buat keluarga, bersabar diri untuk tidak pulang dan menangis diam-diam di kamar kos itu pilihan sehat yg tersisa.
Alhamdulillah setelah 16 thn masa-masa sulit di rantau dan berjuang sendiri dengan ridho Allah, kehidupan makin mudah, saya bisa pulang waktu lebaran tanpa harus kawatir dengan keuangan, nikmatnya sungguh luarbiasa, tak terukir dengan kata-kata. Dan pada akhirnya. SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA, selamat belebaran to ya all, maaf lahir batin, dan yang ngak bisa pulang, jangan sedih, anda tidak sendiri, akan banyak hikmah yg bisa di petik dengar kesendirian dalam kerinduan. Ied mubarrak,
Tokyo 23 June-2017
By
Benny.ed
Tuesday, June 20, 2017
Lets shopping nehi nehi acha acha
2665398031AMAZON FASHION WARDROBE REFRESH SALE: http://www.amazon.in/b?ie=UTF8&node=4188827031
DATES : 23- 25 JUNE
Category Subcategory/Brand DISCOUNT CALLOUT DEAL PAGE LINK PRODUCT LINK
Luggage Bags & Backpacks 40%-70% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A30-%2Cn%3A%212454170031%2Cn%3A2917484031%2Cn%3A2917496031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=2917496031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B00TTZ9A44
Luggage Luggage Min 40% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cp_n_feature_nineteen_browse-bin%3A11301361031%2Cn%3A%212454170031%2Cn%3A2917431031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=2917431031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01CQZ59O8
Luggage Backpacks Min 50% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A%212454170031%2Cn%3A2917431031%2Cn%3A2917430031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=2917430031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01CQZ59O8
Luggage Wallets MIn 40% off
www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cp_n_feature_nineteen_browse-bin%3A11301361031%2Cn%3A!2454170031%2Cn%3A2917432031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=2917432031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B00TTZ2KP0
Luggage Travel Accessories Up to 50% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cn%3A%212454170031%2Cn%3A2917434031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=2917434031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B00SWZDZP2
Sunglasses Subcategory June ART Callout
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aluggage%2Cn%3A2454169031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031%2Cp_89%3AAmazonBasics&bbn=2454169031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B013TGESIQ
Sunglasses Men's Sunglasses 40%-80% off
http://www.amazon.in/s/ref=mega_sv_s23_2_3_3_2?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1968036031&ie=UTF8&lo=apparel&&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B00IJBBSKI
Sunglasses Women's Sunglasses 40%-80% off
http://www.amazon.in/s/ref=mega_sv_s23_1_2_2_2?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1968401031&ie=UTF8&lo=apparel&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B00J58JRKW
Sunglasses Aviators 40%-80% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_4091078031_nr_p_n_feature_fifteen__0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571273031%2Cn%3A!1975997031%2Cn%3A4091078031%2Cp_n_feature_fifteen_browse-bin%3A4296235031&bbn=4091078031&ie=UTF8&qid=1497608343&rnid=4296234031&http://www.amazon.in/s/ref=mega_sv_s23_1_2_2_2?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1968401031&ie=UTF8&lo=apparel&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B01CADCDYK
Sunglasses Wayfarers Minimum 30% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_feature_fifteen__9?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571273031%2Cn%3A!1975997031%2Cn%3A4091078031%2Cp_8%3A40-%2Cp_n_feature_fifteen_browse-bin%3A4296244031&bbn=4091078031&ie=UTF8&qid=1497608416&rnid=4296234031&lo=apparel&&pct-off=30-
http://www.amazon.in/dp/B018SOA3EW
Sunglasses Round Up to 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_feature_fifteen__6?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571273031%2Cn%3A!1975997031%2Cn%3A4091078031%2Cp_8%3A30-%2Cp_n_feature_fifteen_browse-bin%3A4296241031&bbn=4091078031&ie=UTF8&qid=1497608539&rnid=4296234031&lo=apparel&pct-off=70+
http://www.amazon.in/dp/B00SAO8EAG
Watches Men's watches 40-70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A13713662031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A2563504031&bbn=13713662031&ie=UTF8&qid=1497685667&rnid=1350388031
http://www.amazon.in/dp/B013I2YJTO
Watches Women's watches 40-70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_1?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A13713662031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A2563505031&bbn=13713662031&ie=UTF8&qid=1497685667&rnid=1350388031
http://www.amazon.in/dp/B01BUU2IFS
Watches Couple watches starts at Rs. 499
http://www.amazon.in/s/ref=lp_10990945031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A10990945031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=10990945031&ie=UTF8&qid=1497685832&rnid=10440596031
http://www.amazon.in/dp/B00ATCE06E
Watches Smartwatches & activity trackers starting Rs. 1999
http://www.amazon.in/s/ref=lp_11142527031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A11142527031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=11142527031&ie=UTF8&qid=1497686017&rnid=10440596031
http://www.amazon.in/dp/B01BTTVKXG
Watches Leather watches Up to 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_material_browse_1?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A13713662031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031%2Cp_n_material_browse%3A1480907031&bbn=13713662031&ie=UTF8&qid=1497686397&rnid=1480889031
http://www.amazon.in/dp/B00UA4HBSA
Watches Metallic watches Up to 60% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_material_browse_5?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A13713662031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031%2Cp_n_material_browse%3A1480914031&bbn=13713662031&ie=UTF8&qid=1497686521&rnid=1480889031
http://www.amazon.in/dp/B00DQQN51Q
Watches Sports watches Up to 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1350389031%2Cn%3A!1574668031%2Cn%3A3044924031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031&bbn=3044924031&ie=UTF8&qid=1497686634&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B00UA4HBSA
Watches Chronographs Up to 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_feature_seven_br_2?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1350387031%2Cn%3A!1499791031%2Cn%3A!1499793031%2Cn%3A13713662031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665399031%2Cp_n_feature_seven_browse-bin%3A1480903031&bbn=13713662031&ie=UTF8&qid=1497686289&rnid=1480888031
http://www.amazon.in/dp/B003R7JYFU
Handbags Handbags & Clutches 40%-70% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_1983338031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571283031%2Cn%3A!1571284031%2Cn%3A1983338031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1983338031&ie=UTF8&qid=1474964363&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01686F00Y
Handbags Handbags 40%-70% off
http://www.amazon.in/s/ref=mega_sv_s23_1_3_3_2?rh=i%3Ashoes%2Cn%3A1983355031&ie-UTF8&lo=shoes&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B015MKH8F2
Handbags Slings 40%-70% off
http://www.amazon.in/Sling-Bags/b/ref=HBC_brb_slingbgs?ie=UTF8&node=1983351031&pf_rd_m=A1VBAL9TL5WCBF&pf_rd_s=merchandised-search-leftnav&pf_rd_r=T41HW9YYBTT5E030906V&pf_rd_r=T41HW9YYBTT5E030906V&pf_rd_t=101&pf_rd_p=b595464c-7ac7-4ac9-abbd-cbe0cbb02852&pf_rd_p=b595464c-7ac7-4ac9-abbd-cbe0cbb02852&pf_rd_i=1983355031&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B01MT8H164
Handbags Wallets Minimum 40% off
http://www.amazon.in/ladies-purse-wallets/b/ref=HBC_brb_wallets?ie=UTF8&node=2917497031&pf_rd_m=A1VBAL9TL5WCBF&pf_rd_s=merchandised-search-leftnav&pf_rd_r=24KNC1SW6A6CPBY4TSNJ&pf_rd_r=24KNC1SW6A6CPBY4TSNJ&pf_rd_t=101&pf_rd_p=629825f4-941e-47a4-a441-35525ca9d255&pf_rd_p=629825f4-941e-47a4-a441-35525ca9d255&pf_rd_i=1983351031&pct-off=40-
http://www.amazon.in/dp/B00IJ8CNKU
Handbags Totes Up to 60% off
http://www.amazon.in/Totes/b/ref=handbags_hp_brb_totes?ie=UTF8&node=1983356031&pf_rd_m=A1VBAL9TL5WCBF&pf_rd_s=merchandised-search-leftnav&pf_rd_r=1MY4CA951YMNNN45NED0&pf_rd_r=1MY4CA951YMNNN45NED0&pf_rd_t=101&pf_rd_p=b4f0196e-6393-4c20-8e59-c23b2f3209a7&pf_rd_p=b4f0196e-6393-4c20-8e59-c23b2f3209a7&pf_rd_i=1983338031&pct-off=60+
http://www.amazon.in/dp/B01H1YNR5W
Women shoes Sports 40%-60%
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cts_swsbcART_T3_w?rh=i%3Ashoes%2Cn%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983578031%2Cn%3A1983579031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1983579031&hidden-keywords=-pack&ie=UTF8&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-6&pf_rd_r=G2YFXW7CRTJ41NJ89SX0&pf_rd_t=101&pf_rd_p=a6d4586d-f14e-4f59-8fe7-d3894d066d7d&pf_rd_i=1983578031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01MR4JTO4
Women shoes Casual 40%-60%
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cts_swsbcART_T2_w?rh=i%3Ashoes%2Cn%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983578031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A9780815031&bbn=1983578031&hidden-keywords=-pack%20-thari%20-combo&ie=UTF8&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-6&pf_rd_r=G2YFXW7CRTJ41NJ89SX0&pf_rd_t=101&pf_rd_p=a6d4586d-f14e-4f59-8fe7-d3894d066d7d&pf_rd_i=1983578031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01N20Y9HV
Women shoes Fashion Sandals 30%-60%
http://www.amazon.in/s/ref=sr_hi_5?rh=n%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983578031%2Cn%3A1983633031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1983633031&hidden-keywords=-pack&ie=UTF8&qid=1497853805&field-pct-off-with-tax=30-
http://www.amazon.in/dp/B00VKA1SK0
Women shoes Ballet Flats 30%-60%
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cts_swsbcART_T2L3_w?rh=i%3Ashoes%2Cn%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983578031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1983627031&bbn=1983578031&hidden-keywords=-pack%20-thari&ie=UTF8&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-6&pf_rd_r=G2YFXW7CRTJ41NJ89SX0&pf_rd_t=101&pf_rd_p=a6d4586d-f14e-4f59-8fe7-d3894d066d7d&pf_rd_i=1983578031&field-pct-off-with-tax=30-
http://www.amazon.in/dp/B06XP7234B
Men's shoes Formal Min 50%
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983518031%2Cn%3A1983572031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1983572031&ie=UTF8&qid=1497851665&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B00W0ZP1U2
Men's shoes Casual Shoes 40% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_9780814031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571283031%2Cn%3A!1571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983518031%2Cn%3A9780814031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=9780814031&ie=UTF8&qid=1497881559&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01MRNQH3T
Men's shoes Sports Shoes 40% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_1983519031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571283031%2Cn%3A%211571284031%2Cn%3A1983396031%2Cn%3A1983518031%2Cn%3A1983519031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1983519031&ie=UTF8&qid=1497881580&rnid=10440596031
http://www.amazon.in/dp/B01MZ3HW2X
Men's shoes Sandals and Flip flops Min 40% off
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cts_smSBCNnt_T4_w?rh=i%3Ashoes%2Cn%3A12319042031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=12319042031&ie=UTF8&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-5&pf_rd_r=TM43R1RKYBQA76B0PN5Z&pf_rd_t=101&pf_rd_p=f468e3be-26a9-4f8b-abb6-15228b5a346e&pf_rd_i=1983518031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B015FWSDG0
Kids' Fashion Kids' clothing 40%-70% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_4091091031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571273031%2Cn%3A!1975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=4091091031&ie=UTF8&qid=1497858428&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B06Y28PN8B
Kids' Fashion Boys' clothing 40%-70% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211571273031%2Cn%3A%211975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1967851031&bbn=4091091031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01N6U5DYW
Kids' Fashion Girls' Clothing 40%-70% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211571273031%2Cn%3A%211975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1967936031&bbn=4091091031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01MZ4IKB9
Kids' Fashion Baby CLothing 40%-60% off
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211571273031%2Cn%3A%211975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1953148031&bbn=4091091031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01MZ4IKB9
Kids' Fashion Kids' Sportswear FLat 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_12302885031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A6648217031%2Cn%3A!6648222031%2Cn%3A!6648224031%2Cn%3A12302882031%2Cn%3A12302885031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=12302885031&ie=UTF8&qid=1497858529&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=50-
http://www.amazon.in/dp/B01C5QB76C
Kids' Fashion Kids' Tees Under 399
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211597453031%2Cn%3A%211597455031%2Cn%3A8988726031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_36%3A-39900&bbn=8988726031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01IPEO2J2
Kids' Fashion Girls' dresses Min. 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_2?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571273031%2Cn%3A!1975997031%2Cn%3A4091091031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1967936031%2Cn%3A1967972031&bbn=1967936031&ie=UTF8&qid=1497858598&rnid=1967936031&field-pct-off-with-tax=50-
http://www.amazon.in/dp/B01N804WJQ
Kids' Fashion Character clothing Flat 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_5366314031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1597453031%2Cn%3A!1597455031%2Cn%3A5366314031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=5366314031&ie=UTF8&qid=1497858693&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=50-
http://www.amazon.in/dp/B01IEN2M14
Kids' Fashion Kids' Denims Starting 249
http://www.amazon.in/s?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A%211597453031%2Cn%3A%211597455031%2Cn%3A10726422031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_36%3A24900-99999999&bbn=10726422031&ie=UTF8
http://www.amazon.in/dp/B01HIDTAUC
Women's clothing Women's clothing 40% - 80% off http://www.amazon.in/b?node=1953602031 http://www.amazon.in/dp/
Women's clothing Western wear 50% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400137031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=11400137031&ie=UTF8&qid=1497852535&rnid=10440596031&lo=apparel
http://www.amazon.in/dp/B017WQDWZY
Women's clothing Ethnic wear 50% - 80% off http://www.amazon.in/b?node=1968253031 http://www.amazon.in/dp/B012TYF5DG
Women's clothing Lingerie and Nightwear 40% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_11400136031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400136031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=11400136031&ie=UTF8&qid=1497866125&rnid=10440596031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01IN311VM, B01IH2MET2
Women's clothing Tops and tees Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400137031%2Cn%3A1968542031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1968542031&ie=UTF8&qid=1497868090&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B01LYFVJ7E
Women's clothing Sportswear 40% - 60% off
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cts_WCcatse6_T4_w?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A1968428031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1968428031&sort=popularity-rank&ie=UTF8&lo=none&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-5&pf_rd_r=0VA3G5FKRN86RREKC4XM&pf_rd_t=101&pf_rd_p=e5448cc0-470d-43a7-bb9a-d96085199b60&pf_rd_i=1953602031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01IHWQP9W
Women's clothing Kurtas 50% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A1968253031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1968255031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1968255031&ie=UTF8&qid=1497868223&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B01ABKWQAK
Women's clothing Sarees 50% - 80% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A13358279031%2Cn%3A1968256031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=13358279031&ie=UTF8&qid=1497868266&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B01MS9GSL1
Women's clothing Jeans Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400137031%2Cn%3A1968447031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1968447031&ie=UTF8&qid=1497868339&rnid=10440596031
http://www.amazon.in/dp/B01B4XQ0O6
Women's clothing Bras Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400136031%2Cn%3A1968457031%2Cn%3A1968467031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1968467031&ie=UTF8&qid=1497868365&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B01CU8CATS
Women's clothing Panties 40% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=s9_acss_bw_cg_IN0227_2b1_w?rh=i%3Aapparel%2Cn%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400136031%2Cn%3A1968457031%2Cn%3A1968474031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1968474031&ie=UTF8&pf_rd_m=A1K21FY43GMZF8&pf_rd_s=merchandised-search-3&pf_rd_r=00R0FFR17EASWG7RS7Q1&pf_rd_t=101&pf_rd_p=d2b4e90a-3f11-42ad-8be0-6472e1aac9b2&pf_rd_i=11400136031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01LNNBA2O
Men's Clothing T-shirts Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cn%3A1968120031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1968120031&ie=UTF8&qid=1497858636&rnid=2665398031
http://www.amazon.in/dp/B019RZ6IGS
Men's Clothing Shirts Min 40% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_ex_p_n_pct-off-with-tax_0?rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1968093031&bbn=1968024031&ie=UTF8&qid=1497865367&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B06XNNWDNF
Men's Clothing Jeans Min 40% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_2?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1968076031&bbn=1968024031&ie=UTF8&qid=1497865547&rnid=1968024031
http://www.amazon.in/dp/B01LPSWHS8
Men's Clothing Trousers Min 40% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_11?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A40-%2Cn%3A1968125031&bbn=1968024031&ie=UTF8&qid=1497865565&rnid=1968024031
http://www.amazon.in/dp/B01JP25RLU
Men's Clothing Innerwear Starting Rs. 99
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_36_3?rnid=4595083031&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1968126031&qid=1497865941&bbn=1968126031&low-price=99&high-price=
http://www.amazon.in/dp/B00YUHAPSG,B00W04QD1E
Men's Clothing Shorts Starting 299
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_36_5?rnid=4595083031&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1968097031&qid=1497866096&bbn=1968097031&low-price=299&high-price=
http://www.amazon.in/dp/B01ARRZ6UO
Men's Clothing Jackets Min 40% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_n_12?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1968024031%2Cp_98%3A10440597031%2Cn%3A1968088031&bbn=1968024031&ie=UTF8&qid=1497866170&rnid=1968024031&field-pct-off-with-tax=40-
http://www.amazon.in/dp/B01IR33FZI
Women's clothing Handloom clothing 30% - 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=lp_11969750031_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A11969750031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A30-%2Cp_98%3A10440597031&bbn=11969750031&ie=UTF8&qid=1497874008&rnid=10440596031
http://www.amazon.in/dp/B00Q84LT5M
Women's Clothing Women's jeans Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400137031%2Cn%3A1968447031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=1968447031&ie=UTF8&qid=1497874089&rnid=2665398031&lo=apparel
http://www.amazon.in/dp/B01MS4NHCW
Women's Clothing Dresses Min 50% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_98_0?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A11400137031%2Cn%3A1968445031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031%2Cp_98%3A10440597031&bbn=1968445031&ie=UTF8&qid=1497874142&rnid=10440596031&lo=apparel
http://www.amazon.in/dp/B014L3IY90
Women's Clothing Salwar suits 50% - 70% off
http://www.amazon.in/s/ref=sr_nr_p_n_pct-off-with-tax_3?fst=as%3Aoff&rh=n%3A1571271031%2Cn%3A!1571272031%2Cn%3A1953602031%2Cn%3A1968253031%2Cn%3A3723380031%2Cp_98%3A10440597031%2Cp_n_pct-off-with-tax%3A2665401031&bbn=3723380031&ie=UTF8&qid=1497874241&rnid=2665398031&lo=apparel
http://www.amazon.in/dp/B01NAJFA9W
Saturday, June 17, 2017
Tuesday, June 13, 2017
Monday, June 12, 2017
Hasrat,Kerja Keras Dan Ketekunan, Kadang tidak cukup menjamin Kesuksesan
judul tulisan saya kali ini adalah kenyataan dalam perjuangan mencapai impian setiap individu,kadang sangat berbeda cara dan hasilnya.Semua atas segala ketentuan Allah SWT,ada hal lain yg patut di coba sebagai pelengkap ikhtiar kita.
Saya teringat kata-kata dari seorang autor yg sangat saya kagumi, sebenarnya buku beliau di beli oleh almarhum Appa ( panggilan buat ayah saya)25th yg silam, tapi waktu itu saya tidak tertarik sekali membacanya, dan buku tersebut hilang setelah di pinjam oleh seorang teman,dan 25 thn kemudian saya membaca buku Robert kiyosaki dan beliau menyebutkan buku Karangan David J.Schwartz yg mengingatkan sekaligus mengejutkan saya. Setelah 8 thn hidup dan menetap di Tokyo, secara kebetulan saya mengingat buku almarhum, rasa hormat kian tebal tertanam, meski sedikit terlambat setelah kepergiannya,almarhum ayah saya yg sepanjang hidupnya berjuang dgn Sakit dan kemiskinan, namun berhasil mempertahankan harga dari sebuah keyakinan diri, idelisme yg teramat sulit untuk di mengerti,setelah puluhan tahun berproses dalam perjuangan hidup, saya pada akhirnya mengerti dan tetap menghargai segala keputusan beliau dalam menjalani kehidupan.
Ketekunan, Tekat dan sikap pantang menyerah, itu modal keberhasilan dalam segala hal, adakalanya itu tidak cukup, meski mempunyai tekat baja dan semangat 45, toh hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Rupanya ada satu hal lagi yg patut dan harus di coba,yaitu. "Eksperiment".
Setelah dengan segala daya upaya belum berhasil, saatnya kita berundur dan istirahat sejenak,evaluasi kekurangan dan kesalahan penyebab kegagalan, jangan sungkan mengkritik diri dan mengakui kekurangan kita demi kebaikan, kegagalan sedari dini itu baik asal kita mampu mengambil hikmah dan memetik pelajaran dari nya.Itu cara indah Allah untuk menguatkan dan membesarkan kita.Setelah
Dgn segala kesungguhan dan segala cara di coba, Sang pencipta hampir pasti mengabulkan keinginan kita, malah biasanya lebih dari yg kita harapkan, kalo tidak juga, mungkin kita yg salah mengambil peran kehidupan yg di gariskan, tugas kita, mengetahui jalan dan lakon itu, dan memperjuangkannya.
Orang kalah atau pecundang biasanya gagal dalam mengambil hikmah dari sebuah luka, dan tetap terjatuh berulang kali di lobang yang sama.
Ingat cerita Thomas A.edison?? Sang penemu bola listrik?? Yg hasil karyanya di nikmati seluruh umat dunia,beliau seribu kali gagal dalam percobaan, namun beliau tetap melakukan eksperiment sampai benar-benar menemukan formula tepat dan berhasil, hasil yg sungguh luar biasa, kuncinya adalah, dari seribu kali kegagalan, beliau mengambil hikmahnya,mengambil yg baik dan tidak mengulangi kesalahan,dan butuh seribu kali untuk sebuah kesempurnaan, yg bisa dinikmati umat manusia meski jauh setelah beliau meninggal, amal jariah yg mengalir bak sungai tiada henti untuknya dalam padangan orang muslim, bayangkan kalo kita mampu berkarya yg membuahkan kebaikan takterbatas dan menjadi amal jariah,sungguh hebat dan semoga ada diantara kita mendapat dan jadi manusia unggulan seperti beliau.
Jadi kuncinya disaat kita menemukan hambatan meski sudah berusaha sepenuh hati, pantang menyerah dan ulet luarbiasa, namun tetap tidk membuahkan hasil, jangan benturkan kepalamu di tembok baja, cari apa yg salah dgn semuanya, pegang teguh mimpimu, tetap bersemangat dan berjuang, yg perludilakukan adalah pendekatan yg baru, eksperimen baru, cari cara baru yg harus di coba, biasanya insya Allah akan berhasil.
Throwback tahun 2002 di saat saya merantau ke pulau Bintan, mencoba mendapatkan pekerjaan di Resort Hotel, sementara saya hanya punya ijazah MAN hasil ujian persamaan, Bahasa ingris yg jauh dari standard kebutuhan untuk bekerja di Resort hotel tersebut, ijazah atau pendidikang jauh panggang dari api,meski punya semangat dan percaya diri yg besar laksana gunung, keteguhan hati bak karang di lautan, meski di tolak disana sini walau sekedar melamar jadi tukang kebun, namun hasrat dan mimpi berkobar lak sana kawah api membara, toh akhirnya saya membutuhkan waktu hampir tiga tahun untuk betu-betul di terima dan di anggap layak untuk bekerja di Resort tersebut.
Setelah menghabiskan waktu dan energy yg luarbiasa, akhirnya saya punya kesempatan untuk bereksperimen menerima pekerjaan jadi asisten guide atau pemandu wisata untuk Orang Korea, gilanya lagi , saya tidak menguasai bahas korea sama sekali, meski untuk sekadar bilang iya atau tidak( cerita lengkap akan saya tulis di buku saya yg insyaAllah selesai tahun ini).
Dengan memutuskan melakukan pendekatan baru, meski jadi assisten guide tidak jelas gaji dan sistem kerjanya, hasilnya jauh melebihi gepokan uang , pintu kerja Hotel Resort yg tadinya tertutup sangat Rapat, hampir mustahil saya masuki, satu- persatu membuka dengan sendirinya, setelah mereka melihat kemampuan dan kesungguhan saya dalam bekerja,selanjutnya perjalanan karir saya tak begitu sukar lagi, meski rintangan slalu datang, saya cukup kuat dan berpengalaman untuk menghadapi dan mengatasinya.
Pendekatan dengan cara bereksperiment kalo menemui kebuntuan, slalu saya terapkan sampai saat ini,jangan berhenti dan menyerah dalam menggapai impian, kadang kita hanya butuh rehat sejenak, ambil nafas panjang, dan lanjutkan, panjatkan do'a tiada henti. dengan cara inilah kita akan bergairah dalam kehidupan,karna dengan berhenti dan menyerah dengan impian mu, kamu telah menuju jalan kematian jiwa dan Rohanimu,Kamu akan menua dengan cepat, menjalani kehidupan dengan kemarahan, dan akan mengakhiri kehidupan dgn berbagai dalih untuk menutupi kegagalan.
Hargai hidup pemberian Allah ini sebaik-baiknya, karna Sang pencipta mengirim mu kebumi untuk jadi peran mu dalam panggung sandiwara kehidupan ini, Ambil peran mu itu, jangan hidup dgn memakai topeng, Kau akan menyakiti jiwa suci yg Allah berikan pada mu.be your self, jangat takut untuk terbang tinggi ke awan. Asalkan itu Jeritan dari hati terdalam mu.
Tokyo june 12.2017
By
Benny.ed motegi.
Lets go sopping guys
http://www.amazon.in/exec/obidos/redirect-home?tag=benzswimmingc-21&placement=home_multi.gif&site
Sunday, June 11, 2017
Anak dusun di Tokyo: Amazon shopping murah
Anak dusun di Tokyo: Amazon shopping murah: http://www.amazon.in/exec/obidos/redirect-home?tag=benzswimmingc-21&placement=home_multi.gif&site
Saturday, June 10, 2017
Link shopping gue
http://www.amazon.in/exec/obidos/redirect-home?tag=benzswimmingc-21&placement=home_multi.gif&site
Amazon shopping murah
http://www.amazon.in/exec/obidos/redirect-home?tag=benzswimmingc-21&placement=home_multi.gif&site
Thursday, June 8, 2017
Thursday, June 1, 2017
Wednesday, May 31, 2017
Saturday, May 27, 2017
Friday, May 26, 2017
Thursday, May 25, 2017
Wednesday, May 17, 2017
Budak Dusun di Tokyo: Terjal jalan ke negeri sakura
Budak Dusun di Tokyo: Terjal jalan ke negeri sakura: Catatan ultah tahun ini, mumpung lagi day off, punya banyak waktu untuk curhat, yah terkadang dalam hidup tak ada salahnya sesekali menoleh...
Saturday, May 13, 2017
Fear is the biggest dream stealer
Fear the biggest dream stealer ( ketakutan adalah pencuri impian terbesar kita).
Semua orang pernah dan wajar merasa takut, termasuk diri saya sendiri, tinggal kita harus tau cara mengelola rasa takut tersebut.
Disinilah letak perbedaan antara pemenang dan pecundang, cara menghadapi rasa takut yg sama yg tentu saja sangat manusiawi,apalagi di saat dihadapkan dengan pilihan sulit, keluar dari comfort zone, atau memutuskan mengikuti keinginan hati sesuai passion dan core value diri kita masing-masing yg Allah bekali dengan bakat dan kemampuan tersendiri dan berbeda-beda.
Sebelum saya sampai menetap di Tokyo, takterhitung rasa takut itu mendera dalam perjalanan panjang dan berliku tersebut, saking sering nya, sehingga saya tau cara untuk menghadapinya,saya hanya tamatan MAN yg selesai dengan susah payah, jadi selebihnya hidup saya di jalanan nasib, disekolah kehidupan nyata, yg membiarkan saya berbuat salah, jatuh dan terluka, taka ada guru atau teman yg melihat kesalahan yg saya perbuat, tak ada aturan yg menyatakan salah dan gagal itu tidak baik dan di cap bodoh atau tidak berbakat.saya justru belajar dari kesalahan-kesalahan dan rasa kecewa dan takut yg saya alami, itulah guru saya, yg memaksa saya menghadapi rasa takut, keragu-raguan, dengan satu kata, just do it, yup, lakukan saja, kalo saya gagal, belajarlah dari kegagalan itu, and do it again, again and again , eventually I got what I want, yup kegigihan dan determinasi akan slalu membuahkan hasil.
Semua impian individu, dalam menggapainya itu ibarat naik sepeda, pada awalnya kita akan sering terjatuh dan tersungkur, bahkan luka-luka, namun pada ahirnya kita akan mempunyai kemampuan untuk mengendalikan sepeda dan menikmati mengendarainya.
Bekas-bekas luka saat proses pembelajaran itu, akan terlihat indah dan manis untuk di kenang, setelah kita bisa mengendarai sepeda, tentu akan lebih mudah untuk mengendarai kendaraan bermotor ,bisa saja mobil.begitulah hidup, di saat kita mampu mengatasi rasa takut, mndapatkan target pertama kita, rasa keteguhan dan kekuatan jiwa akan terbangun, tak satupun lagi yg bisa menahan mu untuk menggapai mimpi, kecualli sang penguasa jagat berkata lain, dan ingat, sang pencipta menjadikan kita sebagai serpihan pazzle kehidupan yg di bekali peran masing-masing, ambil peran mu, mainkan sebaik2 nya, jangan kau mainkan peran lain yg justru bukan milik mu, itu tidak adil, itu menyakitkan dan korbanya jiwamu, jiwamu yg terdalam.
Rasa takut pertama saat saya memutuskan merantau ketempat tujuan yg sesuai hati. Adalah rasa takut yg sempurna, susah di gambarkan dengan kata-kata, ditambah orang -orang terdekat yg mencintai kita akan mencoba menasehati dan memberikan gambaran dan kemungkinan terburuk yg akan terjadi, tak ada yg salah dengan semua itu, itu bentuk kasih sayang alami dari orang terdekat dan mencoba menjauhkan kita dari kesukaran yg tidak semestinya.
Saat itu saya sibuk bebalok alias bisnis kayu gelondongan, namun jiwa saya udah tidak mampu lagi berbohong dan menjadi sesuatu yg lain, saya bekerja tidak dengan gairah. Saya merasa asing justru di tempat dan lingkungan yg membesarkan saya, saya ingin mencoba hidup di tempat pariwisata yg memberikan saya peluang untuk bekerja dan berbahasa asing yg sangat saya sukai, itulah suara hati saya yg terdalam, yg kadang berbisik dan sangat menganggu.
Masalahnya, kemana saya harus pergi??? Saya bukan tamatan sekolah pariwisata, bahasa ingris saya jauh dari kata cukup, dan saya tidak punya cukup uang buat ongkos perjalanan dan menetap
Sampai dapat pekerjaan,alasan sempurna yg membuat rasa takutku sebesar Raksasa, yg siap menerkam dan merobek jiwa.
Syukur alhamdulillah saya menghadapi sang raksasa dengan gagah, saya mulai membeli buku percakapan bhs ingris yg sebenarnya tak berarti apa-apa, dan untuk menghadapi kemungkinan terburuk lainya, saya mulai membuat kebun di depan rumah , mempersiapkan tubuh dgn kemungkinan terburuk, kasarnya, saya siap nyangkul di rantau dalam mengejar impian, sambil belajar otodidak percakapan bahasa inggris, untuk ongkos, saya ambil uang jamsostek waktu saya bekerja di perkebunan dulu, yg berjumlah 700 ribu.hanya itu saja???? Ya demi Allah itu saja yg saya lakukan, ahirnya saya melangkah dan bertekat bulat menggapai impian, menjadi peran yg Allah titipkan, agar kepingan pazzle kehidupan ini sempurna.
Saya memulai langkah kecil saya, langkah yg menciptakan ribuan langkah lagi kedepan, jauh dan jauh, di luar batas angan dan terka'an,Allah membiarkan melangkah bahkan berlari, melewati impian terliar sekalipun, dan sekarang saya sudah bisa tersenyum, sungguh kau akan dapatkan lebih dari yg kau minta, asalkan kau bersungguh-sungguh, Allah tak mengabulkan setiap keinginan kita, tapi satu hal yg pasti, dia tau apa yg pantas kita dapatkan sesuai usaha dan peran kita dalam kehidupan, jadi, bekerja di berbagai negara,menetap di Tokyo, punya pekerjaan bagus dgn gaji lebih dari cukup, punya istri orang jepang dan dikaruniai seorang anak, itu hanya bonus extra yg tak terduga,pada awalnya, sekedar hanya ingin jadi diri dengan mengikuti kata hati, meski hanya jadi tukang kebun, tapi di resort pariwisata yg membolehkan saya berbahasa ingris, sesederhana itu, karna kegigihan dan doa yg terkabulkan, karna ketakutan tak menciutkan nyaliku lagi, karna kekecewaan dan kegagalan adalah karib ku. Allah berikan lebih, yup melebihi mimpi terliar ku.untuk tau cerita lengkapnya, doakan buku saya terbit tahun ini, kita kupas tuntas semuanya, amiin.
Tokyo may 13. 2017
Benny,ed
Semua impian individu, dalam menggapainya itu ibarat naik sepeda, pada awalnya kita akan sering terjatuh dan tersungkur, bahkan luka-luka, namun pada ahirnya kita akan mempunyai kemampuan untuk mengendalikan sepeda dan menikmati mengendarainya.
Bekas-bekas luka saat proses pembelajaran itu, akan terlihat indah dan manis untuk di kenang, setelah kita bisa mengendarai sepeda, tentu akan lebih mudah untuk mengendarai kendaraan bermotor ,bisa saja mobil.begitulah hidup, di saat kita mampu mengatasi rasa takut, mndapatkan target pertama kita, rasa keteguhan dan kekuatan jiwa akan terbangun, tak satupun lagi yg bisa menahan mu untuk menggapai mimpi, kecualli sang penguasa jagat berkata lain, dan ingat, sang pencipta menjadikan kita sebagai serpihan pazzle kehidupan yg di bekali peran masing-masing, ambil peran mu, mainkan sebaik2 nya, jangan kau mainkan peran lain yg justru bukan milik mu, itu tidak adil, itu menyakitkan dan korbanya jiwamu, jiwamu yg terdalam.
Rasa takut pertama saat saya memutuskan merantau ketempat tujuan yg sesuai hati. Adalah rasa takut yg sempurna, susah di gambarkan dengan kata-kata, ditambah orang -orang terdekat yg mencintai kita akan mencoba menasehati dan memberikan gambaran dan kemungkinan terburuk yg akan terjadi, tak ada yg salah dengan semua itu, itu bentuk kasih sayang alami dari orang terdekat dan mencoba menjauhkan kita dari kesukaran yg tidak semestinya.
Saat itu saya sibuk bebalok alias bisnis kayu gelondongan, namun jiwa saya udah tidak mampu lagi berbohong dan menjadi sesuatu yg lain, saya bekerja tidak dengan gairah. Saya merasa asing justru di tempat dan lingkungan yg membesarkan saya, saya ingin mencoba hidup di tempat pariwisata yg memberikan saya peluang untuk bekerja dan berbahasa asing yg sangat saya sukai, itulah suara hati saya yg terdalam, yg kadang berbisik dan sangat menganggu.
Masalahnya, kemana saya harus pergi??? Saya bukan tamatan sekolah pariwisata, bahasa ingris saya jauh dari kata cukup, dan saya tidak punya cukup uang buat ongkos perjalanan dan menetap
Sampai dapat pekerjaan,alasan sempurna yg membuat rasa takutku sebesar Raksasa, yg siap menerkam dan merobek jiwa.
Syukur alhamdulillah saya menghadapi sang raksasa dengan gagah, saya mulai membeli buku percakapan bhs ingris yg sebenarnya tak berarti apa-apa, dan untuk menghadapi kemungkinan terburuk lainya, saya mulai membuat kebun di depan rumah , mempersiapkan tubuh dgn kemungkinan terburuk, kasarnya, saya siap nyangkul di rantau dalam mengejar impian, sambil belajar otodidak percakapan bahasa inggris, untuk ongkos, saya ambil uang jamsostek waktu saya bekerja di perkebunan dulu, yg berjumlah 700 ribu.hanya itu saja???? Ya demi Allah itu saja yg saya lakukan, ahirnya saya melangkah dan bertekat bulat menggapai impian, menjadi peran yg Allah titipkan, agar kepingan pazzle kehidupan ini sempurna.
Saya memulai langkah kecil saya, langkah yg menciptakan ribuan langkah lagi kedepan, jauh dan jauh, di luar batas angan dan terka'an,Allah membiarkan melangkah bahkan berlari, melewati impian terliar sekalipun, dan sekarang saya sudah bisa tersenyum, sungguh kau akan dapatkan lebih dari yg kau minta, asalkan kau bersungguh-sungguh, Allah tak mengabulkan setiap keinginan kita, tapi satu hal yg pasti, dia tau apa yg pantas kita dapatkan sesuai usaha dan peran kita dalam kehidupan, jadi, bekerja di berbagai negara,menetap di Tokyo, punya pekerjaan bagus dgn gaji lebih dari cukup, punya istri orang jepang dan dikaruniai seorang anak, itu hanya bonus extra yg tak terduga,pada awalnya, sekedar hanya ingin jadi diri dengan mengikuti kata hati, meski hanya jadi tukang kebun, tapi di resort pariwisata yg membolehkan saya berbahasa ingris, sesederhana itu, karna kegigihan dan doa yg terkabulkan, karna ketakutan tak menciutkan nyaliku lagi, karna kekecewaan dan kegagalan adalah karib ku. Allah berikan lebih, yup melebihi mimpi terliar ku.untuk tau cerita lengkapnya, doakan buku saya terbit tahun ini, kita kupas tuntas semuanya, amiin.
Tokyo may 13. 2017
Benny,ed
Saturday, May 6, 2017
Monday, May 1, 2017
Pengemis Jepang ( japanese homeless)
Judul tulisan saya kali ini tentang pengemis atau homeless di Tokyo.
Sering kita liat dan dengar tentang kasus sosial tunawisma ini, apalagi di kota-kota besar di negara berkembang seperti Indonesia, penyakit sosial yg susah di perbaiki, seakan sudah menjadi lumrah dan malah dapat diterima oleh masyarakat.
Banyak hal yg menjadi penyebab nya, kemungkinan tidak adanya lahan pekerjaan, ditambah kondisi fisik dan mental, jadilah mengemis sebuah alternatif solusi masalah ini.
Di tunjang dengan cultur budaya juga agama, orang timur sangat perasa dan pemurah, agama juga menganjurkan kita untuk bersedekah bagi yg lemah dan membutuhkan.
Yang menjadi menarik adanya pemberitaan tentang pengemis kaya ahir-ahir ini. Saya pribadi belum melihat dgn mata kepala sendiri, namun saya yakin juga dengan berita yg menyatakan mereka ada yg berpendapatan di atas rata-rata orang normal, mempunyai rumah bagus dan menyekolahkan anak ke perguruan tinggi dengan berpura-pura susah dan memanfaatkan rasa iba orang lain yg justru lebih susah dari nya.membuat kita ada yg merasa ragu dan bingung, mana pengemis sesungguhnya tempat kita bersedekah dan kita bantu.
Hal tentang pengemis di Indonesia ini tidak saya bahas lagi, saya akan bahas pengemis atau homeless di negara maju. Meski kita tau negara maju seperti amerika, eropa juga jepang contoh nya, walau banyak lowongan pekerjaan tersedia, tunawisma tetap ada, cuma penyebabnya aja yg berbeda. Saya khusus membahas yg di Tokyo tempat saya tinggal.
Suatu hari sepulang dari kerja, saya menjumpai pengemis tua perempuan yg sudah sangat parah kondisinya, tertatih menelusuri jalanan Tokyo yg pada musim panas bisa mencapai 40 derjad celsius , keadaan yg amat menyiksa homeless tua renta ini, spontan saya merogoh saku dan memberikan sejumlah uang cukup buat beli bento ( makanan bungkus ala jepang) dan sebotol minuman yg mudah didapat di sudut-sudut kota ini.
Secara serentak teman-teman saya yg asli orang Jepang melarang saya, saya tak menghiraukan dan coba menjelaskan, itu hanya segelintir uang yg tak begitu berarti buat kita, tapi bisa membuat wanita renta itu senang dgn perut kenyang buat sementara. Wanita tua tersebut terlihat sedikit grogi dan terkejut menerima pemberian saya, tersirat rasa malu dan harga diri yg sedikit terkoyak di matanya, namun yg terpenting, dia menerima pemberian saya , berucap terima kasih dan berlalu segera, beberapa saat kemudian teman- saya mulai menerangkan apa arti homeless buat mereka. Mengambil tempat duduk di sebuah taman, mereka mulai bercerita. Di Jepang semua orang ada asuransi, tunjangan sosial juga pensiun, asalkan di waktu muda mereka bekerja, jadi dalam kata lain, semua orang ada tunjangan pemerintah termasuk pensiun, ( di negara kita cuma pegawai negri aja yg ada pensiun ) jadi homeless ini adalah kumpulan orang- malas dan sebagian pecandu alkohol kelas berat, setiap saat mereka di kumpulkan ke penampungan khusus, di anjurkan untuk bekerja, namun toh ahirnya kembali kejalanan, menggunakan tunjangan sosial mereka untuk membeli alkohol dan mabuk ria di taman-taman kota, kemudian tidur di trotoar atau di tama-taman tersebut, meski tidak seratus persen saya setuju, karna saya pernah melihat beberapa homeless terganggu jiwanya, jadi bukan hanya malas dan mau hidup seenaknya.
Namun satu hal yg membuat saya salut dan sadar, tuna wisma disini tidak pernah meminta-minta, meski keadaan mereka sekarat. Itu terlihat dgn ekspresi wajah seorang tunawisma yg berjalan tertatih-tatih, saya beri uang dan tanpa berkata-kata lari secepatnya, karna saya takut melukai harga dirinya dan satu sisi panggilan moral saya terpenuhi untuk menolong seseorang dlm posisi sekarat.
Orang jepang sangat membenci homeless ini, dan tak pernah memanjakan mereka dgn sedekah atau apapun yg membuat mereka ketagihan atau menikmati posisi ketidakberdayaannya.
Sampai tadi pagi saya jalan-jalan di Akihabara, salah satu surga elektronik dan tempat tujuan para turis kaya berbelanja. Saya melihat seekor Anjing tergeletak bersama tuannya , seorang gadis muda. Di sekelilingnya terdapat banyak photo-photo dan biodata sang Anjing, tampaknya ada penyakit serius menimpanya, disamping memang sudah tua.
Hebatnya banyak orang bersimpati, singgah untuk menanyakan kondisi anjing tersebut ke tuannya, atau sekadar membaca biodata anjing tersebut, tanpa ragu mereka merogoh kocek dan memberikan sumbangan, sehingga kotak sumbangan penuh dgn uang kertas pecahan terkecil seribu yen, ironisnya hanya berjarak beberapa meter, tiga tuna wisma tergeletak tiduran, dan satu orang nenek tua yg kelihatan kedinginan dgn rambut yg telah memutih, tak ada belas kasih buat mereka, meski hanya sekadar lirikan saja, inilah Jepang dgn segala kemewahan dan kecanggihannya. Anjing lebih dihargai dari manusia, apapun alasannya, itulah budaya dan karakter mereka, jangan pernah menggantungkan nasib atau belas kasian pada orang lain, kita bertanggung jawab pada diri kita sendiri, kata jack ma( org sukses dan terkaya china) . Hanya orang tua kitalah yg wajib membantu kita sampai umur dewasa atau waktu kita bisa kerja sendiri) selebihnya tak ada tanggung jawab atau keharusan untuk mem bantu kita dalam hidup ini, mind your own business. Welcome to Japan, dimana kita ditempa kuat dan mandiri dgn sendirinya, yup, mereka menjelma jadi negara maju dgn segala kekurangannya. Silakan baca beberapa tulisan di blog ini, dengan harapan bermanfaat untuk semua , amiin.
Tokyo May 1.2017
By
Benny.ed
Sering kita liat dan dengar tentang kasus sosial tunawisma ini, apalagi di kota-kota besar di negara berkembang seperti Indonesia, penyakit sosial yg susah di perbaiki, seakan sudah menjadi lumrah dan malah dapat diterima oleh masyarakat.
Banyak hal yg menjadi penyebab nya, kemungkinan tidak adanya lahan pekerjaan, ditambah kondisi fisik dan mental, jadilah mengemis sebuah alternatif solusi masalah ini.
Di tunjang dengan cultur budaya juga agama, orang timur sangat perasa dan pemurah, agama juga menganjurkan kita untuk bersedekah bagi yg lemah dan membutuhkan.
Yang menjadi menarik adanya pemberitaan tentang pengemis kaya ahir-ahir ini. Saya pribadi belum melihat dgn mata kepala sendiri, namun saya yakin juga dengan berita yg menyatakan mereka ada yg berpendapatan di atas rata-rata orang normal, mempunyai rumah bagus dan menyekolahkan anak ke perguruan tinggi dengan berpura-pura susah dan memanfaatkan rasa iba orang lain yg justru lebih susah dari nya.membuat kita ada yg merasa ragu dan bingung, mana pengemis sesungguhnya tempat kita bersedekah dan kita bantu.
Hal tentang pengemis di Indonesia ini tidak saya bahas lagi, saya akan bahas pengemis atau homeless di negara maju. Meski kita tau negara maju seperti amerika, eropa juga jepang contoh nya, walau banyak lowongan pekerjaan tersedia, tunawisma tetap ada, cuma penyebabnya aja yg berbeda. Saya khusus membahas yg di Tokyo tempat saya tinggal.
Suatu hari sepulang dari kerja, saya menjumpai pengemis tua perempuan yg sudah sangat parah kondisinya, tertatih menelusuri jalanan Tokyo yg pada musim panas bisa mencapai 40 derjad celsius , keadaan yg amat menyiksa homeless tua renta ini, spontan saya merogoh saku dan memberikan sejumlah uang cukup buat beli bento ( makanan bungkus ala jepang) dan sebotol minuman yg mudah didapat di sudut-sudut kota ini.
Secara serentak teman-teman saya yg asli orang Jepang melarang saya, saya tak menghiraukan dan coba menjelaskan, itu hanya segelintir uang yg tak begitu berarti buat kita, tapi bisa membuat wanita renta itu senang dgn perut kenyang buat sementara. Wanita tua tersebut terlihat sedikit grogi dan terkejut menerima pemberian saya, tersirat rasa malu dan harga diri yg sedikit terkoyak di matanya, namun yg terpenting, dia menerima pemberian saya , berucap terima kasih dan berlalu segera, beberapa saat kemudian teman- saya mulai menerangkan apa arti homeless buat mereka. Mengambil tempat duduk di sebuah taman, mereka mulai bercerita. Di Jepang semua orang ada asuransi, tunjangan sosial juga pensiun, asalkan di waktu muda mereka bekerja, jadi dalam kata lain, semua orang ada tunjangan pemerintah termasuk pensiun, ( di negara kita cuma pegawai negri aja yg ada pensiun ) jadi homeless ini adalah kumpulan orang- malas dan sebagian pecandu alkohol kelas berat, setiap saat mereka di kumpulkan ke penampungan khusus, di anjurkan untuk bekerja, namun toh ahirnya kembali kejalanan, menggunakan tunjangan sosial mereka untuk membeli alkohol dan mabuk ria di taman-taman kota, kemudian tidur di trotoar atau di tama-taman tersebut, meski tidak seratus persen saya setuju, karna saya pernah melihat beberapa homeless terganggu jiwanya, jadi bukan hanya malas dan mau hidup seenaknya.
Namun satu hal yg membuat saya salut dan sadar, tuna wisma disini tidak pernah meminta-minta, meski keadaan mereka sekarat. Itu terlihat dgn ekspresi wajah seorang tunawisma yg berjalan tertatih-tatih, saya beri uang dan tanpa berkata-kata lari secepatnya, karna saya takut melukai harga dirinya dan satu sisi panggilan moral saya terpenuhi untuk menolong seseorang dlm posisi sekarat.
Orang jepang sangat membenci homeless ini, dan tak pernah memanjakan mereka dgn sedekah atau apapun yg membuat mereka ketagihan atau menikmati posisi ketidakberdayaannya.
Sampai tadi pagi saya jalan-jalan di Akihabara, salah satu surga elektronik dan tempat tujuan para turis kaya berbelanja. Saya melihat seekor Anjing tergeletak bersama tuannya , seorang gadis muda. Di sekelilingnya terdapat banyak photo-photo dan biodata sang Anjing, tampaknya ada penyakit serius menimpanya, disamping memang sudah tua.
Hebatnya banyak orang bersimpati, singgah untuk menanyakan kondisi anjing tersebut ke tuannya, atau sekadar membaca biodata anjing tersebut, tanpa ragu mereka merogoh kocek dan memberikan sumbangan, sehingga kotak sumbangan penuh dgn uang kertas pecahan terkecil seribu yen, ironisnya hanya berjarak beberapa meter, tiga tuna wisma tergeletak tiduran, dan satu orang nenek tua yg kelihatan kedinginan dgn rambut yg telah memutih, tak ada belas kasih buat mereka, meski hanya sekadar lirikan saja, inilah Jepang dgn segala kemewahan dan kecanggihannya. Anjing lebih dihargai dari manusia, apapun alasannya, itulah budaya dan karakter mereka, jangan pernah menggantungkan nasib atau belas kasian pada orang lain, kita bertanggung jawab pada diri kita sendiri, kata jack ma( org sukses dan terkaya china) . Hanya orang tua kitalah yg wajib membantu kita sampai umur dewasa atau waktu kita bisa kerja sendiri) selebihnya tak ada tanggung jawab atau keharusan untuk mem bantu kita dalam hidup ini, mind your own business. Welcome to Japan, dimana kita ditempa kuat dan mandiri dgn sendirinya, yup, mereka menjelma jadi negara maju dgn segala kekurangannya. Silakan baca beberapa tulisan di blog ini, dengan harapan bermanfaat untuk semua , amiin.
Tokyo May 1.2017
By
Benny.ed
Monday, April 24, 2017
keterbatasan pendidikan, keluarga dan lingkungan bukan alasan buat berhenti dari mimpi pribadimu.
Seperti yg pernah saya janjikan akan menulis perjalana terjal menuju Tokyo, perlu di ketahui ini hanya bertujuan untuk berbagi dan syukur-syukur bisa memotifasi seseorang, dgn menulis latar belakang saya, itu sebuah bukti yg saya coba tunjukkan, bahwa alasan kemiskinan, tinggal di dusun, tidak ada beking dan segala keterbatasan janganlah di jadikan alasan untuk tidak menjadi dirimu dgn segala yang kita impikan.
Beberapa survey di negara maju membuktikan, disaat masa-masa tua seseorang, hal yg sering mereka sesali dan mengusik diri adalah, sesuatu yg mereka impikan atau inginkan dalam hidup mereka yg tak sepenuhnya di perjuangkan. Menua dengan impian yg tak tergapai, adalah kesalahan fatal yg dilakukan manusia, padahal Allah menciptakan merka sesuai pungsi masing-masing untuk mengisi kepingan puzzle kehidupan ini.
Backgraound saya dari keluarga sederhana, semua terlihat baik dan lancar sampai usia 13thn, lahir sebagai anak pertama dari 5 bersaudara, tiga laki-laki dan dua perempuan, anak pertama sampai ketiga semuanya laki-laki. Beda usia kami hanya setahun, ibu saya menikah sangat muda. Usia 16 thn, Tak terbayang di usia 19 thn dia memiliki tiga anak laki yg hampir sama besar, ketangguhan sosok wanita dusun yg terbentuk alami, sabar, nrimo dan mencoba jadi yg terbaik buat anak-anak dan suami. ketangguhan seorang ibu dgn segala keterbatasannya.
Beberapa tahun kemudian lahirlah dua adik perempuan saya, lengkap sudah keluarga ini dgn keberadaan anak laki2 dan perempuan yg berjumlah 5 orang, dan tentusaja ujian orang tua saya kian berat dan bertambah, terutama dalam hal nafkah dan pendidikan.
Sampai usia saya memasuki remaja sekitar 16 thn, ekonomi keluarga semakin terpuruk, apalagi ayah saya memang sudah sakit-sakitan sedari muda. Takbanyak yg bisa diperbuat ibu saya yg hanya sekolah sampai kelas 5 SD, jadi statusnya sekolah dasar pun tidak selesai, justru ini jadi nilai tambah khusus buat ibu, meski tidak tamat SD, beliau sangat rajin membaca, termasuk membaca koran bekas bungkus cabe atau bawang yg di beli beliau waktu kepasar, pasar di dusun kami hanya satu kali seminggu, yaitu hari kamis. Saya akan bangun pagi2. Buat kepasar
Hanya sekadar cuci mata atau beli bakso, moment yg saya sangat tunggu setiap minggunya hahaha.
Disaat usia SMA , ekonomi keluarga sudah sampai titik terendah, usia yg hanya beda setahun, membuat tiga dari kami memasuki jenjang sekolah menengah hampir bersamaan, akibatnya saya harus berhenti sekolah disusul dua adik laki- laki saya kemudiannya.
Jelas satu point disini terlihat, saya tidak punya dasar pendidikan yg tinggi, yg selalu di jadikan alasan atau pembenaran banyak orang untuk mengalah dan mengubur mimpi- mimpinya. Yg justru akan menjadi mimpi buruk dan menghantui sepanjang kehidupan yg akan di jalani.
Satu hal penting yg membuat saya beruntung, ayah saya sarjana tahun 70 an, karna keterbatasan fisik dan prinsip serta idealisme beliau, dia hanya jadi sosok biasa, yg semestinya pada saat itu bisa membuat beliau jadi pejabat minimal di daerah dgn mudahnya, hal yg selalu ibu saya ungkit dan sesali, dan saya tau pasti, pendidikannya tsb justru jadi bumerang dlm kehidupannya, menyakiti batinnya, tentu juga harga dirinya, butuh waktu yg sangat lama saya bisa benar-benar mengerti beliau, saya hanya mengingat sisi baik dan kuat nya beliau dalam membentuk karakter saya, tak membiarkan pikiran negarive tentang kelemahan beliau merusak rasa hormat saya, toh pada ahirnya, kasih sayang dan rasa hormat dalam keluarga melebihi segalanya, melebihi harta dgn segala kesuksesan hidup ku.
( mata saya sedikit sembab waktu mengingat dan menulis tentang beliau .)
Kelebihan beliau terletak dari cara menyikapi kehidupan yg beliau pilih,beliau mengajar kan nilai-nilai moral yg sangat tinggi dan baik, memberi nafkah halal meski harus berjualan telur ayam kampung yg saya tau persis sangat menyakiti harga dirinya, bagi beliau nafkah itu akan menentukan karakter anak-anaknya di masa depan, dan itu terbukti, meski sekolah pas-pasan, beberapa diantara kami sukses dlm bidang masing2. 2 adik perempuan saya alhamdulillah sarjana. Satu pegawai negri tanpa harus menyogok , tentu juga ada yg masih berjuang,
Sampai disini dua pesan moral yg bisa kita dapat, dan menjadi patokan hidup saya:
1. IQ kadang bisa tidak berarti apa2 kalo tidak di barengi I can, lebih tajam lagi, IQ bisa kalah oleh I Can, banyak bukti orang yg pintar disekolah dlm kehidupan nyata hanya biasa-biasa saja. Sementara murid yg tidak menonjol, malah sukses dlm karirnya, intinya, takberpendidikan tinggipun, bukan alasan buat berhenti mengejar mimpi kita,
2. Nafkah halal, itu sangat penting dalam membesar kan anak-anak kita, itu akan menjadi darah dan daging juga membentuk moral dan karakter seseorang, berilah reski halal keluargamu, insyaallah Allah mempermudah jalan masa depannya.
Sampai disini dulu topik cerita saya kali ini, oh ya sahabat pembaca sekalian, saya lagi menulis buku, yg insyaallah taun ini bisa diselesaikan, mohon doa nya, smoga lancar dan di mudah kan. Karna buku perdana, disana saya akan tulis lebih detil dan dlm lagi, proses panjang perjalanan sehingga sampai di Tokyo saat ini, yg terpenting di cerita dan buku tsb, adalah nilai perjuangan yg kitaharapkan bisa membuka fikiran terutama orang2 yg masih mengejar atau baru akan menggapai impiannya. Wassalam. To be continue ( bersambung)
Tokyo April 25 .2017
Beberapa survey di negara maju membuktikan, disaat masa-masa tua seseorang, hal yg sering mereka sesali dan mengusik diri adalah, sesuatu yg mereka impikan atau inginkan dalam hidup mereka yg tak sepenuhnya di perjuangkan. Menua dengan impian yg tak tergapai, adalah kesalahan fatal yg dilakukan manusia, padahal Allah menciptakan merka sesuai pungsi masing-masing untuk mengisi kepingan puzzle kehidupan ini.
Backgraound saya dari keluarga sederhana, semua terlihat baik dan lancar sampai usia 13thn, lahir sebagai anak pertama dari 5 bersaudara, tiga laki-laki dan dua perempuan, anak pertama sampai ketiga semuanya laki-laki. Beda usia kami hanya setahun, ibu saya menikah sangat muda. Usia 16 thn, Tak terbayang di usia 19 thn dia memiliki tiga anak laki yg hampir sama besar, ketangguhan sosok wanita dusun yg terbentuk alami, sabar, nrimo dan mencoba jadi yg terbaik buat anak-anak dan suami. ketangguhan seorang ibu dgn segala keterbatasannya.
Beberapa tahun kemudian lahirlah dua adik perempuan saya, lengkap sudah keluarga ini dgn keberadaan anak laki2 dan perempuan yg berjumlah 5 orang, dan tentusaja ujian orang tua saya kian berat dan bertambah, terutama dalam hal nafkah dan pendidikan.
Sampai usia saya memasuki remaja sekitar 16 thn, ekonomi keluarga semakin terpuruk, apalagi ayah saya memang sudah sakit-sakitan sedari muda. Takbanyak yg bisa diperbuat ibu saya yg hanya sekolah sampai kelas 5 SD, jadi statusnya sekolah dasar pun tidak selesai, justru ini jadi nilai tambah khusus buat ibu, meski tidak tamat SD, beliau sangat rajin membaca, termasuk membaca koran bekas bungkus cabe atau bawang yg di beli beliau waktu kepasar, pasar di dusun kami hanya satu kali seminggu, yaitu hari kamis. Saya akan bangun pagi2. Buat kepasar
Hanya sekadar cuci mata atau beli bakso, moment yg saya sangat tunggu setiap minggunya hahaha.
Disaat usia SMA , ekonomi keluarga sudah sampai titik terendah, usia yg hanya beda setahun, membuat tiga dari kami memasuki jenjang sekolah menengah hampir bersamaan, akibatnya saya harus berhenti sekolah disusul dua adik laki- laki saya kemudiannya.
Jelas satu point disini terlihat, saya tidak punya dasar pendidikan yg tinggi, yg selalu di jadikan alasan atau pembenaran banyak orang untuk mengalah dan mengubur mimpi- mimpinya. Yg justru akan menjadi mimpi buruk dan menghantui sepanjang kehidupan yg akan di jalani.
Satu hal penting yg membuat saya beruntung, ayah saya sarjana tahun 70 an, karna keterbatasan fisik dan prinsip serta idealisme beliau, dia hanya jadi sosok biasa, yg semestinya pada saat itu bisa membuat beliau jadi pejabat minimal di daerah dgn mudahnya, hal yg selalu ibu saya ungkit dan sesali, dan saya tau pasti, pendidikannya tsb justru jadi bumerang dlm kehidupannya, menyakiti batinnya, tentu juga harga dirinya, butuh waktu yg sangat lama saya bisa benar-benar mengerti beliau, saya hanya mengingat sisi baik dan kuat nya beliau dalam membentuk karakter saya, tak membiarkan pikiran negarive tentang kelemahan beliau merusak rasa hormat saya, toh pada ahirnya, kasih sayang dan rasa hormat dalam keluarga melebihi segalanya, melebihi harta dgn segala kesuksesan hidup ku.
( mata saya sedikit sembab waktu mengingat dan menulis tentang beliau .)
Kelebihan beliau terletak dari cara menyikapi kehidupan yg beliau pilih,beliau mengajar kan nilai-nilai moral yg sangat tinggi dan baik, memberi nafkah halal meski harus berjualan telur ayam kampung yg saya tau persis sangat menyakiti harga dirinya, bagi beliau nafkah itu akan menentukan karakter anak-anaknya di masa depan, dan itu terbukti, meski sekolah pas-pasan, beberapa diantara kami sukses dlm bidang masing2. 2 adik perempuan saya alhamdulillah sarjana. Satu pegawai negri tanpa harus menyogok , tentu juga ada yg masih berjuang,
Sampai disini dua pesan moral yg bisa kita dapat, dan menjadi patokan hidup saya:
1. IQ kadang bisa tidak berarti apa2 kalo tidak di barengi I can, lebih tajam lagi, IQ bisa kalah oleh I Can, banyak bukti orang yg pintar disekolah dlm kehidupan nyata hanya biasa-biasa saja. Sementara murid yg tidak menonjol, malah sukses dlm karirnya, intinya, takberpendidikan tinggipun, bukan alasan buat berhenti mengejar mimpi kita,
2. Nafkah halal, itu sangat penting dalam membesar kan anak-anak kita, itu akan menjadi darah dan daging juga membentuk moral dan karakter seseorang, berilah reski halal keluargamu, insyaallah Allah mempermudah jalan masa depannya.
Sampai disini dulu topik cerita saya kali ini, oh ya sahabat pembaca sekalian, saya lagi menulis buku, yg insyaallah taun ini bisa diselesaikan, mohon doa nya, smoga lancar dan di mudah kan. Karna buku perdana, disana saya akan tulis lebih detil dan dlm lagi, proses panjang perjalanan sehingga sampai di Tokyo saat ini, yg terpenting di cerita dan buku tsb, adalah nilai perjuangan yg kitaharapkan bisa membuka fikiran terutama orang2 yg masih mengejar atau baru akan menggapai impiannya. Wassalam. To be continue ( bersambung)
Tokyo April 25 .2017
Sunday, April 23, 2017
Temukan takdirmu
Judul tulisan kali ini adalah menemukan Takdir Kita
Kita semua tahu bahwa setiap org punya bakat dan hobi yg sekaligus mereupakan kelebihan setiap individu.
Dunia ini panggung sandiwara, kita punya peran masing-masing yg harus kita tempati dan isi untuk ambil bagian dlm proses kesempurnaan kehidupan.
Untuk menemukan Path and Core value alias hasrat dn keinginan yg betul datang dari diri kita,kadang butuh waktu lama dan proses yg panjang, sangat beruntung sekali kalau kita menemukannya sedini mungkin,
Saya sendiri butuh sampai umur 25 thn baru berani mengikuti hasrat dan bakat saya meski dgn rasa ragu dan ketakutan, memberanikan diri dan tekat yg kuat itulah yg menjadi kekuatan dlm proses perjalanan panjang perjuangan demi my Path and core value diri saya sendiri yg telah lama terpendam dan wajib saya perjuangkan,
Sekarang saya berdiri gagah di tengah pelatih renang dari berbagai negara dgn latar belakang luar biasa, mereka lahir di keluarga mapan dan dari negeri modern seperti USA . Eropa dan Jepang.
Belajar renang dari usia dini dgn pelatih dan fasilitas Internasional, menghabiskan waktu kanak-kanak dan remaja mereka di lingkungan club swiming yg sudah pasti harus mengikuti kompetisi tingkat international, malah ada yg berkompetisi di ivent sekelas olimpiade.
Bekerja di swimming club yg diisi orang-orang kaya dan terkenal di tokyo beserta exspat kelas kakap dari manca negara, kami di gaji sangat baik, malah saya termasuk yg bergaji Tinggi melebihi beberapa pelatih asli jepang dan bule yg dtg dar background jauh di atas saya, ya kita-kira perbedaannya seperti langit dan bumi lah hahaha
Hanya dua atau tiga orang yg bergaji 50 jt kalo dirupiahkan, gaji tersebut udah jauh di atas upah rata-rata atau UMR Kota Tokyo yg berkisar 23 jt per bulan.
Dengan gaji dan fasilitas kehidupan yg baik tersebut, mungkin tidak mengejutkan buat atli renang olimpiade yg menghabiskan waktu puluhan tahun berlatih dan takterkira biaya yg telah di keluarkan disamping dedikasi yg tinggi dan pasti didukung penuh orang tua mereka, setelah selesai berkompetisi dan mendapatkan mendali olimpiade, saya dan banyak orang akan menerima dan maklum kalu sang atlit ahirnya bekerja di swimming club sebagai pelatih dan menerima gaji 50 jt perbulan , tanpa harus memikul tanggung jawab dan resiko sebesar seorang pilot yg bergaji sama di beberapa maskapai penerbangan.
Gaji 50 jt dan fasilitas bagus itu akan menjadi luar biasa kalo di dapat oleh seorang anak yg justru lahir di sebuah kampung yg jauh dari kemajuan kehidupan moderen seperti di negara maju.
Lahir di tengah keluarga yg sangat sederhana, besar dengan lampu togok ( lampu tradisional bersumbu kain dan bahan bakarnya minyak tanah) sekolah kadang nyeker ( tanpa alas kaki) dan belajar renang dengan nyemplung ke sungai sendiri , yg pada ahirnya menjadi karir yg menghasilkan uang dalam kehidupannya.
Air sungai yg kadang butek alias warna coklat di musim hujan dengan arus yang sangat deras, telah memakan banyak nyawa penduduk yg hidup sepanjang tepian sungai tsb. ini lah kolam renang alami yg menempa saya hingga mampu ngapung dan bergerak di atas air sungai yg ber arus deras, yah hanya berenang untuk survival aja, asal gerak dan tendang, yg penting tidak tenggelam, sangat berbeda dgn murid-murid renang saya di Tokyo ini.
Usia bayi 6 bln mereka udah masuk kursus renang dgn pelatih dan metode yg modern dan canggih.
Tidak heran di usia 5 thn anak-anak tersebut sudah mampu berenang dgn durasi yg lama dgn jarak sampai 2,5 km non stop, memiliki stamina juga teknik stroke yg sempurna, yap berenang yg sesungguh nya, free, back , breast and fly stroke, bukan seperti renang saya waktu kecil di kampung di sungai batang hari hahaha,
Justru inilah yg sangat penting, hidup di Tokyo, gaji 50 jt perbulan dan Istri orang jepang asli, itu hanya hasil dari perjuangan panjang dan do'a yg di kabulkan Allah, bukan bermaksud menyombongkan diri, jadi nilai penting dari cerita ini justru proses pencapaian tersebut, ini point yg tak ternilai yg saya rasa wajib saya ceritakan dan berbagi, dengan harapan bermanfaat dan bisa memotifasi orang lain dalam mencari dan menjadi yg seperti diinginkan,
Dalam proses perjalanan panjang menuju Tokyo megapolitan ini, tentu banyak yg bertanya dan ingin tau ceritanya, cerita itu akan saya bagi dgn jelas, ini cerita nyata dan bukan kata- kata indah sang motivator yg kadang dia sendiri takpernah mengalaminya.
Saya katagorikan sebagai berikut.
1.asal usul atau latar belakang saya.
2. Kisah pendidikan atau sekolah yg hancur lebur hahaha
3. Masa transisi dan kerja di kampung.
4, menemukan Path dan core values diri sendiri ,
5.Action alias merantau tuk menggapai cita-cita
6.susah senang di rantau mencakup
A. Pulau Bintan
B. Pulau Bali
7, petualangan di beberapa negara
8, Go to Japan sampai saat ini
Ini bocoran buku yg lagi saya tulis, daokan cepat selesai, dan sukses juga berguna untuk semua.
Itulah cerita yg justru menjadi nilai penting untuk saya bagikan, dan insyaallah bermanfaat buat diri kita masing-masing beserta anak- anak muda yg menurut saya butuh motivasi dan role model yg nyata dalam menemukan jati diri mereka.
Stay up to date dgn blog ini, smoga saya mood dan punya waktu menulis untuk berbagi, wassalam n to be continue hahaha.
Kita semua tahu bahwa setiap org punya bakat dan hobi yg sekaligus mereupakan kelebihan setiap individu.
Dunia ini panggung sandiwara, kita punya peran masing-masing yg harus kita tempati dan isi untuk ambil bagian dlm proses kesempurnaan kehidupan.
Untuk menemukan Path and Core value alias hasrat dn keinginan yg betul datang dari diri kita,kadang butuh waktu lama dan proses yg panjang, sangat beruntung sekali kalau kita menemukannya sedini mungkin,
Saya sendiri butuh sampai umur 25 thn baru berani mengikuti hasrat dan bakat saya meski dgn rasa ragu dan ketakutan, memberanikan diri dan tekat yg kuat itulah yg menjadi kekuatan dlm proses perjalanan panjang perjuangan demi my Path and core value diri saya sendiri yg telah lama terpendam dan wajib saya perjuangkan,
Sekarang saya berdiri gagah di tengah pelatih renang dari berbagai negara dgn latar belakang luar biasa, mereka lahir di keluarga mapan dan dari negeri modern seperti USA . Eropa dan Jepang.
Belajar renang dari usia dini dgn pelatih dan fasilitas Internasional, menghabiskan waktu kanak-kanak dan remaja mereka di lingkungan club swiming yg sudah pasti harus mengikuti kompetisi tingkat international, malah ada yg berkompetisi di ivent sekelas olimpiade.
Bekerja di swimming club yg diisi orang-orang kaya dan terkenal di tokyo beserta exspat kelas kakap dari manca negara, kami di gaji sangat baik, malah saya termasuk yg bergaji Tinggi melebihi beberapa pelatih asli jepang dan bule yg dtg dar background jauh di atas saya, ya kita-kira perbedaannya seperti langit dan bumi lah hahaha
Hanya dua atau tiga orang yg bergaji 50 jt kalo dirupiahkan, gaji tersebut udah jauh di atas upah rata-rata atau UMR Kota Tokyo yg berkisar 23 jt per bulan.
Dengan gaji dan fasilitas kehidupan yg baik tersebut, mungkin tidak mengejutkan buat atli renang olimpiade yg menghabiskan waktu puluhan tahun berlatih dan takterkira biaya yg telah di keluarkan disamping dedikasi yg tinggi dan pasti didukung penuh orang tua mereka, setelah selesai berkompetisi dan mendapatkan mendali olimpiade, saya dan banyak orang akan menerima dan maklum kalu sang atlit ahirnya bekerja di swimming club sebagai pelatih dan menerima gaji 50 jt perbulan , tanpa harus memikul tanggung jawab dan resiko sebesar seorang pilot yg bergaji sama di beberapa maskapai penerbangan.
Gaji 50 jt dan fasilitas bagus itu akan menjadi luar biasa kalo di dapat oleh seorang anak yg justru lahir di sebuah kampung yg jauh dari kemajuan kehidupan moderen seperti di negara maju.
Lahir di tengah keluarga yg sangat sederhana, besar dengan lampu togok ( lampu tradisional bersumbu kain dan bahan bakarnya minyak tanah) sekolah kadang nyeker ( tanpa alas kaki) dan belajar renang dengan nyemplung ke sungai sendiri , yg pada ahirnya menjadi karir yg menghasilkan uang dalam kehidupannya.
Air sungai yg kadang butek alias warna coklat di musim hujan dengan arus yang sangat deras, telah memakan banyak nyawa penduduk yg hidup sepanjang tepian sungai tsb. ini lah kolam renang alami yg menempa saya hingga mampu ngapung dan bergerak di atas air sungai yg ber arus deras, yah hanya berenang untuk survival aja, asal gerak dan tendang, yg penting tidak tenggelam, sangat berbeda dgn murid-murid renang saya di Tokyo ini.
Usia bayi 6 bln mereka udah masuk kursus renang dgn pelatih dan metode yg modern dan canggih.
Tidak heran di usia 5 thn anak-anak tersebut sudah mampu berenang dgn durasi yg lama dgn jarak sampai 2,5 km non stop, memiliki stamina juga teknik stroke yg sempurna, yap berenang yg sesungguh nya, free, back , breast and fly stroke, bukan seperti renang saya waktu kecil di kampung di sungai batang hari hahaha,
Justru inilah yg sangat penting, hidup di Tokyo, gaji 50 jt perbulan dan Istri orang jepang asli, itu hanya hasil dari perjuangan panjang dan do'a yg di kabulkan Allah, bukan bermaksud menyombongkan diri, jadi nilai penting dari cerita ini justru proses pencapaian tersebut, ini point yg tak ternilai yg saya rasa wajib saya ceritakan dan berbagi, dengan harapan bermanfaat dan bisa memotifasi orang lain dalam mencari dan menjadi yg seperti diinginkan,
Dalam proses perjalanan panjang menuju Tokyo megapolitan ini, tentu banyak yg bertanya dan ingin tau ceritanya, cerita itu akan saya bagi dgn jelas, ini cerita nyata dan bukan kata- kata indah sang motivator yg kadang dia sendiri takpernah mengalaminya.
Saya katagorikan sebagai berikut.
1.asal usul atau latar belakang saya.
2. Kisah pendidikan atau sekolah yg hancur lebur hahaha
3. Masa transisi dan kerja di kampung.
4, menemukan Path dan core values diri sendiri ,
5.Action alias merantau tuk menggapai cita-cita
6.susah senang di rantau mencakup
A. Pulau Bintan
B. Pulau Bali
7, petualangan di beberapa negara
8, Go to Japan sampai saat ini
Ini bocoran buku yg lagi saya tulis, daokan cepat selesai, dan sukses juga berguna untuk semua.
Itulah cerita yg justru menjadi nilai penting untuk saya bagikan, dan insyaallah bermanfaat buat diri kita masing-masing beserta anak- anak muda yg menurut saya butuh motivasi dan role model yg nyata dalam menemukan jati diri mereka.
Stay up to date dgn blog ini, smoga saya mood dan punya waktu menulis untuk berbagi, wassalam n to be continue hahaha.
Subscribe to:
Posts (Atom)